Hi, apa kabar hari ini?
Well, today is sabtu, tgl 22 Okt 05.. dan gue mau cerita ttg Teller School yang baru aja selesai gue jalani dari tanggal 18 - 21 Okt 05 yang lalu! Oh ya, Teller School itu adalah training 4 hari untuk teller2 baru di U.S.Bank. Bertempat di Portland, Oregon, dan di deket U.S.Bank @ Portland itu, ada restoran Teriyaki yang enaaaak bangeth, bahkan jadi favorit kita semua....
Oke, ... temen2 sekelas gue di Teller School adalah ... Lindsay, Amber, Jessica, Nancy, Jenny, Sara, and Lynne. Jadi total muridnya cuma ber-8 dan cewek semua pula! kebayang kan hebohnya.. hihihihi... Trainer kita namanya Amy Augustine, dan si Amy ini sebetulnya adalah cewek Asia kelahiran Taiwan yang udah lama bangeth tinggal di United States.. makanya dia gak tau siapa F4.... (kalo orang Taiwan yang tinggal di Taiwan sekarang pasti tahu siapa F4, dong! orang yang tinggal di indo aja tau.. hehehehe)
Kita belajar banyak hal. Baik teori maupun praktek di komputer. Gue serasa kursus komputer ajah.. hihihihi.. Oh ya, serunya, kita ber8 dibagi menjadi 2 kelompok besar yang isinya masing2 4 orang, dan kedua kelompok ini saling bersaing untuk mengumpulkan poin2 terbanyak. Singkat kata, team gue adalah team RALPH (gak tau kenapa dinamain itu..gue sih nurut aja lah) yang terdiri dari gue, Lindsay, Amber, dan Jessica. & team yang lain adalah team PINK yaitu Nancy, Jenny, Sara, dan Lynne.
Temen2 gue tuh unik2 bangeth. Lindsay, cw cantik & tinggi bermata hijau, yang ngomongnya cepeeeeet bangeth!!! kadang2 kalo dia nanya gue sesuatu, pasti gue jawabnya ngaco, soalnya gue gak menangkap dengan benar pertanyaan dia. Tapi herannya kalo gue ngomong, pasti dia nangkep, soalnya gue kan ngomongnya lambat & hati2 (takut salah kata.. maklum, bukan bahasa sendiri sih).. Oh ya, dia baru berumur 21, tapi kelihatannya dewasaaa bangeth.... Kalo udah jam untuk break, pasti dia ke toko roti sebelah untuk beli bagel with cream cheese.. hehehehe
Amber, cw berkacamata yang punya banyak tindik di kupingnya. Gue jadi ngeri sendiri ngeliatnya, apa dia gak sakit ya?? But she's very very nice & smart! kalo nggak ngerti, gue tinggal noel2 dia dan nanya2, deh. Sukanya minum teh hijau tanpa gula. Sama dong sama gua!!! Orangnya ramah sekali. Gue jadi nyaman duduk di sebelah dia... thanks, Amber!
Jessica, pernah kerja di Target selama 6 tahun terakhir (dan dia baru berumur 21, sodara2!! Jadi tebak sendiri sejak kapan dia mulai kerja di sana).. dan baru menikah selama 6 minggu! how sweet... =) masih probation period tuh! huahahaha.. Suaminya masih kerja di Target, dan umur 29. She's also nice, dan mukanya tuh mirip bangeth sama temen indo gue yang namanya Jessica juga! =) Dia juga nih yang dinobatkan sama team Ralph untuk jadi sekretaris buat nyatet2.. hahahaha, kasiaaaan deh lu...
Nancy... she's very georgeus! Ibu satu ini punya seorang anak laki2 yang namanya Adam (yang baru berumur 17 or 18 tahun.. sapa yang mau daftar???)... dan dia dulu pernah kerja di U.S.Bank sekitar 5 tahun yang lalu. Well, dia betul2 sangat experienceful, sangat mahir soal transaksi, dan tau seluk beluk perbankan dengan mendetail. But she's very nice!! Dia juga malah nanya2 gue soal perbankan di Indonesia. =) Terus dia mereferensikan gue satu restoran Jepang di Portland yang enak bangeth, yang namanya ... haiyaaa... gue lupa! Tahachi? atau apa ya?? gue lupa... ampun deh! short memory syndrome.....
Jenny.. nih cewek satu lebih tepat berkarir modelling daripada di bank... soalnya dia nih cantiknya minta ampun, ceking, rambut pirang yang lurus abis, dengan make up yang pas bangeth dengan struktur tulang pipinya yang tinggi. Mungil & manis. Sebelumnya dia kerja di salon sebagai resepsionis, dan di waktu luangnya dia suka mendesain baju. She's very very cute little girl. Kalo cowo2 di indo sempet ngeliat dia, pasti pada rontok deh hatinya.. hahahaha....
Sara... cewe macho berambut coklat pendek ini punya satu ciri khas khusus.... she's always late! Teller school kita selalu dimulai jam 9 pagi.. dan dia selalu tiba jam 9.20, atau 9.25, atau 9.30.... heran deh! Well, gue gak mau judge apa2 sih, soalnya gue sempet pernah telat pas hari kamis, gue tiba jam 9.15.. tapi cuma sehari doang (dan itu pun si lloyd udah ngomel2 kenapa gue gak mau dibangunin.. akhirnya telat deh.. Lucu juga ya gue, bisa2nya gak mau dibangunin sama si lloyd padahal jelas2 gue yang kerjanya pagian dari dia..). Sara ini orangnya kritis, suaranya serak2 basah, dan very very opinionated. Kalo lagi jam break, pasti dia langsung ke luar bank untuk merokok.
Lynne.. ibu 2 anak ini mirip bangeth sama aktris Hollywood favorit gue, Julianne Moore. She's very pretty too, rambut pirang panjang lurus, suka bangeth pake sepatu boot tinggi yang kayak model... dan dia pernah kerja sebagai teller di Keybank & Credit Union. Makanya gak heran kalo udah pelajaran praktek komputer, pasti dia yang paling cepet tuh kelarnya! Dia juga baik bangeth, dan she's very very cool!
Last but not least, is our trainer, Amy... Dia nih ngingetin gue sama temen kerja gue di Stanchart yang namanya Vera. Bener2 mirip abis, kecuali Amy lebih putih dari Vera. Amy baru menikah setahun dengan suaminya yang kelahiran Norway, dan she lovessss food. Saking cintanya sama makanan, dia bahkan tau nama makanan2 indonesia yang dia suka (soalnya dia pernah ke indo untuk liburan, waktu dia umur 16 tahun! sekarang umurnya sekitar 29 thn). Dia bisa bilang ,"soto ayam", "nasi goreng", "ikan", "nasi", "harganya"... sampe tersalut2 deh gue!!
Ok.. begitulah kisah gue di Teller School... dan now it's time to facing the real world as teller.. haiyaaaaa..... hope i can make it! =)
Enjoy random stories, deep-thoughtful moments, reflection of the mind, and everything in between.
Saturday, October 22, 2005
Friday, September 09, 2005
Mozzarella en Carozza

Ini resepnya Sara's Secret nih! Enak juga...
1 ball fresh mozzarella
4 slices white bread, crusts trimmed
2 large eggs, beaten, or more as needed
1 1/2 teaspoons minced garlic
1 heaping teaspoon minced fresh flat-leaf parsley Salt and pepper
Plain bread crumbs,
as needed Olive oil, for frying
Quick Marinara Sauce
Cut the mozzarella into enough 1/4-inch thick slices to cover 2 slices of the bread. Reserve the remaining mozzarella for another use. Top the cheese with the remaining 2 slices of bread, to make 2 sandwiches, and press down to compact.
In a bowl, whisk together the eggs, garlic, and parsley and season with salt and pepper. Put the bread crumbs on a plate.
In a large skillet over medium-high heat, pour the in oil to a depth of 1/4-inch. When the oil is hot, dip each sandwich into the egg mixture, dredge in the bread crumbs, and fry, turning once, until crisp and the cheese has melted.
Cut each sandwich in 1/2 and serve, while still hot, with the marinara sauce on the side for dipping.
Monday, September 05, 2005
Laki-laki Sejati
Aku bertanya pada Ibuku, "Bu,bagaimana aku bisa menjadi laki-laki sejati??"
Ibuku menjawab, "Nak......,laki-laki sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar, tetapi dari kasih sayangnya pada orang di sekitarnya....
Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang, tetapi dari kelembutannya mengatakan kebenaran.....
Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya, tetapi dari sikap bersahabatnya pada generasi muda bangsa ...
Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia di hormati di tempat bekerja, tetapi bagaimana dia dihormati di dalam rumah...
Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan, tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan...
Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang, tetapi dari hati yang ada dibalik itu...
Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari banyaknya wanita yang memuja, tetapi komitmennya terhadap wanita yang dicintainya...
Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari jumlah barbel yang dibebankan, tetapi dari tabahnya dia menghadapi lika-liku kehidupan..."
Wednesday, August 31, 2005
Resep Kue Cinta
Bahan:
1 pria sehat,
1 wanita sehat,
100% Komitmen,
2 pasang restu orang tua,
1 botol kasih sayang murni.
BUMBU:
1 balok besar humor,
25 gr rekreasi,
1 bungkus doa,
2 sendok teh telpon-telponan,
Semuanya diaduk hingga merata dan mengembang.
Tips:
Pilih pria dan wanita yang benar-benar matang dan
seimbang.
- Jangan yang satu terlalu tua dan yang lainnya
terlalu muda karena dapat mempengaruhi kelezatan
(sebaiknya dibeli di toserba bernama TEMPAT IBADAH,
walaupun agak jual mahal tapi mutunya terjamin.)
- Jangan beli di pasar yang bernama DISKOTIK atau
PARTY karena walaupun modelnya bagus dan harum baunya
tapi kadang menipu konsumen atau kadang menggunakan
zat pewarna yang bisa merusak kesehatan.
- Gunakan Kasih sayang cap"IMAN, HARAP & KASIH" yang
telah mendapatkan
penghargaan ISO dari Departemen Kesehatan dan
Kerohanian.
Cara Memasak:
- Pria dan Wanita dicuci bersih, buang semua masa
lalunya sehingga tersisa niat yang murni.
- Siapkan loyang yang telah diolesi dengan komitmen
dan restu orang tua secara merata.
- Masukkan niat yang murni ke dalam loyang dan
panggang dengan api cinta, merata sekitar 30 menit di
depan penghulu atau pendeta
- Biarkan di dalam loyang tadi dan sirami dengan semua
bumbu di atas.
- Kue siap dinikmati.
Catatan:
Kue ini dapat dinikmati oleh pembuatnya seumur hidup
dan paling enak dinikmati dalam keadaan kasih yang
hangat. Tapi kalau sudah agak dingin, tambahkan lagi
humor segar secukupnya, rekreasi sesuai selera, serta
beberapa potong doa kemudian dihangatkan lagi di oven
bermerek "Tempat Ibadah" diatas api cinta.
Setelah mulai hangat, jangan lupa telepon-teleponan
bila berjauhan.
Selamat mencoba, dijamin semuanya halal koq !
Selamat menikmati dari 'love' bakery'
1 pria sehat,
1 wanita sehat,
100% Komitmen,
2 pasang restu orang tua,
1 botol kasih sayang murni.
BUMBU:
1 balok besar humor,
25 gr rekreasi,
1 bungkus doa,
2 sendok teh telpon-telponan,
Semuanya diaduk hingga merata dan mengembang.
Tips:
Pilih pria dan wanita yang benar-benar matang dan
seimbang.
- Jangan yang satu terlalu tua dan yang lainnya
terlalu muda karena dapat mempengaruhi kelezatan
(sebaiknya dibeli di toserba bernama TEMPAT IBADAH,
walaupun agak jual mahal tapi mutunya terjamin.)
- Jangan beli di pasar yang bernama DISKOTIK atau
PARTY karena walaupun modelnya bagus dan harum baunya
tapi kadang menipu konsumen atau kadang menggunakan
zat pewarna yang bisa merusak kesehatan.
- Gunakan Kasih sayang cap"IMAN, HARAP & KASIH" yang
telah mendapatkan
penghargaan ISO dari Departemen Kesehatan dan
Kerohanian.
Cara Memasak:
- Pria dan Wanita dicuci bersih, buang semua masa
lalunya sehingga tersisa niat yang murni.
- Siapkan loyang yang telah diolesi dengan komitmen
dan restu orang tua secara merata.
- Masukkan niat yang murni ke dalam loyang dan
panggang dengan api cinta, merata sekitar 30 menit di
depan penghulu atau pendeta
- Biarkan di dalam loyang tadi dan sirami dengan semua
bumbu di atas.
- Kue siap dinikmati.
Catatan:
Kue ini dapat dinikmati oleh pembuatnya seumur hidup
dan paling enak dinikmati dalam keadaan kasih yang
hangat. Tapi kalau sudah agak dingin, tambahkan lagi
humor segar secukupnya, rekreasi sesuai selera, serta
beberapa potong doa kemudian dihangatkan lagi di oven
bermerek "Tempat Ibadah" diatas api cinta.
Setelah mulai hangat, jangan lupa telepon-teleponan
bila berjauhan.
Selamat mencoba, dijamin semuanya halal koq !
Selamat menikmati dari 'love' bakery'
Tuesday, August 30, 2005
Cheese & Summer Sausage
This recipe is for ending this summer 2005 :
1 pound pick-up size summer sausage
1/2 pound Havarti with dill
1/2 pound Gouda or Edam cheese
1 pound green or red grapes
1 pint grape tomatoes
Remove casing of sausage and slice in 1/2-inch discs. Leave cheese whole and serve with cheese knife or cube up ahead to pack for a picnic. Serve salami and cheese selections with grapes and grape tomatoes.
1 pound pick-up size summer sausage
1/2 pound Havarti with dill
1/2 pound Gouda or Edam cheese
1 pound green or red grapes
1 pint grape tomatoes
Remove casing of sausage and slice in 1/2-inch discs. Leave cheese whole and serve with cheese knife or cube up ahead to pack for a picnic. Serve salami and cheese selections with grapes and grape tomatoes.
Sunday, August 28, 2005
Babysitting Week
Gua bisa bilang kalo minggu ini (23-27 August 05) is the babysitting week for me! Jadi tau gimana rasanya punya anak.. hahaha..
Jadi ceritanya gini, gue & Lloyd kan rent apartemen di Sommerset Terrace, nah ownernya, Jenny (cw cantik umur 38 thn yang sudah hidup selama 15 tahun di Amrik, originally she's Chinese from Chunking, China), minta tolong gue untuk jagain 2 daughtersnya yaitu Autumn (6 thn) dan April (2 thn) dari hari Selasa - Jumat, jam 9 pagi - 3 sore, dan hari Sabtu jam 4.30 sore - 10 malam. Nah, gue diminta untuk jagain mereka di rumah mereka di Camas, satu kota kecil yang deket bangeth sama Vancouver. Jenny's husband is Greg, a 43-yr old American guy. He's nice too.
Pengalaman yang cukup asik & berkesan. Mereka manis, tapi kadang2 nakal.. sampe2 gue berpikir, aduh, mendingan gue punya anaknya nanti2 aja deh, soalnya repot bangeth yak kalo mereka minta ditemenin maiiiiiiiiiiin melulu. Si April imut abis, dan suka ikut2an kakaknya.. sedangkan si Autumn termasuk tipe Koleris yaitu tipe Bossy .. tapi Autumn cukup nice sih... Malahan pas waktu malam (hari Sabtu gue jagain sampe malam) dia ketakutan kalau2 ada monster, sampe2 dia telp Lloyd minta Lloyd dateng! (Well, by the way, Lloyd emang harus dateng sih, kan jemput gue...)
Hari pertama ... adaptasi.. adaptasi. Pas Jenny pergi kerja, Autumn & April dengan manisnya duduk di ruang komputer. Gue sih bawa buku untuk dibaca (Gue bawa buku "Personality Plus for Couples".. edisi bahasa Indo). Nah, setelah asik 2-3 jam bermain2... Autumn punya inisiatif untuk kita main2 di Taman deket rumah, ada ayunan, ada perosotan, asik punya deh! Lalu kita pulang ke rumah setelah asik main di taman, terus mereka lunch Mac & Cheese yang udah disiapin Jenny. Autumn minum white milk, dan April minum soy milk. Lucunya, mereka bisa tau jenis susu yang gue kasih lho! I mean, kalo gue salah kasih susu, mereka bisa bilang,"This is not my milk"... I'm very surprised!!! Lalu sorenya kita nonton Spongebob & Scooby Doo di dvd.. terus main barbie.
Hari kedua, go to picnic in the Taman deket rumah (in the park). Setelah bosen, kita pulang ke rumah, dan Autumn mau makan peanut butter & jelly sandwiches.. dan dia mau bikin sendiri tuh peanut butter!!! Lalu kita nonton Scooby Doo lagi, dan main2 di kamarnya Autumn =) Oh ya, kita juga spend the time in the bathroom... Autumn & April mau mandi, dan mandiin 2 barbie-nya! hihihihi, lucu yaaa...
Hari ketiga, kita main piano (Jenny & Greg baru aja punya Grand Piano warna hitam yang gede bangeth ,mereknya Nordiska). terus kita nonton Sinbad the Cartoon =) oh ya, main computer dulu paginya... dan sorenya mandi2 lagi sama barbie2..
Hari keempat, yaitu Jumat, mereka ber2 didrop di rumah gue, dan kita nonton Dora di TV, terus nonton Tom & Jerry. Terus siangnya gue rencana mau bikin Chocolate Cake buat Lloyd, dan gue ajak aja mereka "bantuin" gue bikin kue di dapur.. hihihihi =) Oh ya, si Autumn lucu deh, minta dibikinin Indomie kuah.. terus si kecil April minta dibuatin telor dadar.. jadinya gue masak deh untuk mereka hari itu...
Hari kelima, the last day, kita main computer, nonton Snoopy, main ayunan di belakang rumah, dan bikin fish sticks di oven. Fun, fun, fun!
Tapi lumayan capek juga sih.. gue kan gak biasa main2 sama anak orang selama 6 jam.. hahaha =) Dan si April pengennya digendong terus sama gue (tapi emang dia imut & lucu abis sih! gue sih seneng2 aja gendongnya.. sampe2 si Autumn minta digendong pula...gue jadi kewalahan deh). Well, gue jadi salut nih sama para ibu yang bisa 24 jam with their children! Ini bener2 pengalaman yang mengajarkan gue untuk banyaaak2x bersabarrrrrr..
Jadi ceritanya gini, gue & Lloyd kan rent apartemen di Sommerset Terrace, nah ownernya, Jenny (cw cantik umur 38 thn yang sudah hidup selama 15 tahun di Amrik, originally she's Chinese from Chunking, China), minta tolong gue untuk jagain 2 daughtersnya yaitu Autumn (6 thn) dan April (2 thn) dari hari Selasa - Jumat, jam 9 pagi - 3 sore, dan hari Sabtu jam 4.30 sore - 10 malam. Nah, gue diminta untuk jagain mereka di rumah mereka di Camas, satu kota kecil yang deket bangeth sama Vancouver. Jenny's husband is Greg, a 43-yr old American guy. He's nice too.
Pengalaman yang cukup asik & berkesan. Mereka manis, tapi kadang2 nakal.. sampe2 gue berpikir, aduh, mendingan gue punya anaknya nanti2 aja deh, soalnya repot bangeth yak kalo mereka minta ditemenin maiiiiiiiiiiin melulu. Si April imut abis, dan suka ikut2an kakaknya.. sedangkan si Autumn termasuk tipe Koleris yaitu tipe Bossy .. tapi Autumn cukup nice sih... Malahan pas waktu malam (hari Sabtu gue jagain sampe malam) dia ketakutan kalau2 ada monster, sampe2 dia telp Lloyd minta Lloyd dateng! (Well, by the way, Lloyd emang harus dateng sih, kan jemput gue...)
Hari pertama ... adaptasi.. adaptasi. Pas Jenny pergi kerja, Autumn & April dengan manisnya duduk di ruang komputer. Gue sih bawa buku untuk dibaca (Gue bawa buku "Personality Plus for Couples".. edisi bahasa Indo). Nah, setelah asik 2-3 jam bermain2... Autumn punya inisiatif untuk kita main2 di Taman deket rumah, ada ayunan, ada perosotan, asik punya deh! Lalu kita pulang ke rumah setelah asik main di taman, terus mereka lunch Mac & Cheese yang udah disiapin Jenny. Autumn minum white milk, dan April minum soy milk. Lucunya, mereka bisa tau jenis susu yang gue kasih lho! I mean, kalo gue salah kasih susu, mereka bisa bilang,"This is not my milk"... I'm very surprised!!! Lalu sorenya kita nonton Spongebob & Scooby Doo di dvd.. terus main barbie.
Hari kedua, go to picnic in the Taman deket rumah (in the park). Setelah bosen, kita pulang ke rumah, dan Autumn mau makan peanut butter & jelly sandwiches.. dan dia mau bikin sendiri tuh peanut butter!!! Lalu kita nonton Scooby Doo lagi, dan main2 di kamarnya Autumn =) Oh ya, kita juga spend the time in the bathroom... Autumn & April mau mandi, dan mandiin 2 barbie-nya! hihihihi, lucu yaaa...
Hari ketiga, kita main piano (Jenny & Greg baru aja punya Grand Piano warna hitam yang gede bangeth ,mereknya Nordiska). terus kita nonton Sinbad the Cartoon =) oh ya, main computer dulu paginya... dan sorenya mandi2 lagi sama barbie2..
Hari keempat, yaitu Jumat, mereka ber2 didrop di rumah gue, dan kita nonton Dora di TV, terus nonton Tom & Jerry. Terus siangnya gue rencana mau bikin Chocolate Cake buat Lloyd, dan gue ajak aja mereka "bantuin" gue bikin kue di dapur.. hihihihi =) Oh ya, si Autumn lucu deh, minta dibikinin Indomie kuah.. terus si kecil April minta dibuatin telor dadar.. jadinya gue masak deh untuk mereka hari itu...
Hari kelima, the last day, kita main computer, nonton Snoopy, main ayunan di belakang rumah, dan bikin fish sticks di oven. Fun, fun, fun!
Tapi lumayan capek juga sih.. gue kan gak biasa main2 sama anak orang selama 6 jam.. hahaha =) Dan si April pengennya digendong terus sama gue (tapi emang dia imut & lucu abis sih! gue sih seneng2 aja gendongnya.. sampe2 si Autumn minta digendong pula...gue jadi kewalahan deh). Well, gue jadi salut nih sama para ibu yang bisa 24 jam with their children! Ini bener2 pengalaman yang mengajarkan gue untuk banyaaak2x bersabarrrrrr..
Friday, August 26, 2005
What is love? (Apa itu cinta?)
1. Do not be attracted to someone because of his face , because looks can be misleading . Do not be interested in his/her wealth, because wealth can be destroyed. Be interested in someone who makes you smile because only a smile can make a dark day brightened.
2. There are moments in life when you really miss someone so bad, that you want to pick them up from your dreams and hug them for real .
3. Dream what you want to dream, go to the place where you want to go, be what you want, because you have only one life and one chance to do the things you want to do.
4. I hope you get enough happiness to make you kind, enough trials to make you strong, enough sorrow to make you human, enough awards to make you happy and enough money to buy gifts.
5. When one door of happiness closes, another door opens. But often we stare too long at the closed door that we did not see another door opened for us.
6. Best friend is a person who can sits in a patio with you, without saying a word, and then you are left with a feeling of having a long conversation with him/her.
7. It is true that we do not know what we have until we lose it, but it's also true we do not know what we've been missing until it arrives.
8. The happiest people do not necessarily have the best things, they just make the best of every thing in their life.
9. It only takes a minute to have a crush on someone, an hour to like someone, and a day to love someone, but it takes a lifetime to forget someone.
10. Happiness is for those who cry, those who hurt, those who seek and those who try. For only they can appreciate the importance of people who have touched their lives.
11. Love is when you lose the taste, the passion of romance, and still care about him/her.
12. The saddest thing in life is when you meet someone who means in your life and find in the end that is not the case and you have to release him/her.
13. Love begins with a smile, grows with a kiss, and ends with a tear.
14. Love comes to those who still hope even if they have been let down, to those who still believe even if they have been betrayed, to those who still love even if they have been hurt.
=================================================
1. Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya, sebab kelokan paras dapat menyesatkan. Jangan pula tertarik pada kekayaannya, karena kekayaan dapat musnah. Tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, karena hanya senyum yang dapat membuat hari gelap menjadi cerah.
2. Ada saat-saat dalam hidup ketika kamu sangat merindukan seseorang sehinga ingin hati menjemputnya dari alam mimpi dan memeluknya dalam alam nyata.
3. Bermimpilah tentang apa yang kamu ingin impikan, pergilah ketempat-tempat kamu ingin pergi, jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.
4. Semoga kamu mendapatkan kebahagiaan yang cukup untuk membuatmu baik hati, cobaan yang cukup untuk membuatmu kuat, kesedihan yang cukup untuk membuatmu manusiawi, penghargaan yang cukup untuk membuatmu bahagia dan uang yang cukup untuk membeli hadiah-hadiah.
5. Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan. Tetapi acapkali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu yang lain dibukakan bagi kita.
6. Sahabat terbaik adalah orang yang dapat berayun-ayun diberanda bersamamu, tanpa mengucapkan sepatah katapun, dan kemudian kamu meninggalkannya dengan perasaan telah bercakap-cakap lama dengannya.
7. Sungguh benar bahwa kita tidak tahu apa yang kita miliki sampai kita kehilangannya, tetapi sungguh benar pula kita tidak tahu apa yang belum pernah kita miliki sampai kita mendapatkannya.
8. Orang-orang yang paling bahagia belum tentu memiliki hal-hal terbaik, mereka hanya berusaha menjadikan yang terbaik dari setiap hal yang hadir dalam hidupnya.
9. Hanya dibutuhkan waktu semenit untuk menaksir seseorang, sejam untuk menyukai seseorang dan sehari untuk mencintai seseorang, tetapi dibutuhkan waktu seumur hidup untuk melupakan seseorang.
10. Kebahagiaan tersedia bagi mereka yang menangis, mereka yang disakiti hatinya, mereka yang mencari dan mereka yang mencoba. Karena hanya mereka itulah yang menghargai pentingnya orang-orang yang pernah hadir dalam hidup mereka.
11. Cinta adalah jika kamu kehilangan rasa, gairah romantika, dan masih tetap peduli padanya.
12. Hal yang paling menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu dengan seseorang yang sangat berarti dalam hidupmu dan mendapati pada akhirnya bahwa tidak demikian adanya dan kamu harus melepaskannya.
13. Cinta dimulai dengan sebuah senyuman, bertumbuh dengan sebuah ciuman, dan diakhiri dengan tetesan air mata.
14. Cinta datang kepada mereka yang masih berharap sekalipun pernah dikecewakan, kepada mereka yang masih percaya sekalipun pernah dikhianati, kepada mereka yang masih mencintai sekalipun pernah disakiti hatinya.
Wednesday, August 10, 2005
Learn to love the people who are with you at present
Learn to love the people who are with you at
present. Forget the people in the past and thank
them for hurting you, which led you to love the
people you have right now.
When you love someone, you'll do crazy things
you can't explain, you'll deny the truth and believe
in lies. When you love someone, you sacrifice,
give everything you've got and don't think twice.
You risk it all no matter what.
Everything in life is temporary because everything
changes. That is why it takes courage to love,
knowing it might end anytime...having faith will
make it last.
Friends are not the one who laugh when you laugh
and cry when you cry. They are the ones who
make you laugh and stop you from crying.
Love is the feeling we fall in and out of, and every
time we fall off, we learn to hold on tighter...hoping
that next time, we may never have to let go.
They say when love knocks at your door, open it.
But do you know that sometimes love enters
through the back door and before you begin to
notice it, it's on it's way out.
Have you ever loved only to let it go?..
Have you ever hated someone and loved him so?..
Have you ever missed someone so bad it made
you cry?.. Have you ever seen someone left alone
without knowing why? ..
True: Lucky is the man who wins the first love of a
woman but luckier is the woman who wins the
last love of a man.
Love is not the right word to say when you feel
guilty nor the right word to say when you like a
person but love really matters when we share our
thoughts, our minds, and our hearts...
Life has a way of changing things but not the joy
that friendship brings, for friendship is like the
shining moon, makes each night a brighter one.
Love is not for beauty or color of the skin, but for a
heart that is loyal within, for beauty fades and the
skin would grow old but a heart that is loyal will
never turn cold.
If someone hurts you, betrays you, or breaks your
heart, forgive them for they have helped you learn
about trust and the importance of being cautious to
whom you open your heart.
A love is easy to feel, so hard to explain; so easy
to get, so hard to let go; so easy to spell, so hard
to define...and yet everyone is still taking the risk.
That's love !
We are all a little weird and life's a little
weird, and when we find someone whose
weirdness is compatible with ours, we join up with
them and fall in love in mutual weirdness and call it
LOVE!
Never be afraid to fall in love. It may hurt a lot, it
may give you aches and pain, but if you don't
follow your heart; in the end you will cry even more
for not giving love a chance.
If someone loves you, love them back not only
because they love you, but also because they are
teaching you to love and opening your heart and
eyes to things you have never seen or felt without
them.
The past is meant to be used as a tool for the
future. Bad experiences indeed make you bitter
but the lessons learned should make you better.
On letting go: it hurts to see someone you love
happy with somebody else; but wouldn't it hurt you
more to see that person unhappy...with you?
When you find arms that will hold you at your
weakest, eyes that will see you at your ugliest,
lips that will kiss you in both instances, and a
heart that will love you at your worst, then you
have found true love.
Someday, someone might come into your life and
love you in a way you always wanted.
If your someday was yesterday.. LEARN
If your someday is tomorrow.. HOPE
If your someday is today.. CHERISH
present. Forget the people in the past and thank
them for hurting you, which led you to love the
people you have right now.
When you love someone, you'll do crazy things
you can't explain, you'll deny the truth and believe
in lies. When you love someone, you sacrifice,
give everything you've got and don't think twice.
You risk it all no matter what.
Everything in life is temporary because everything
changes. That is why it takes courage to love,
knowing it might end anytime...having faith will
make it last.
Friends are not the one who laugh when you laugh
and cry when you cry. They are the ones who
make you laugh and stop you from crying.
Love is the feeling we fall in and out of, and every
time we fall off, we learn to hold on tighter...hoping
that next time, we may never have to let go.
They say when love knocks at your door, open it.
But do you know that sometimes love enters
through the back door and before you begin to
notice it, it's on it's way out.
Have you ever loved only to let it go?..
Have you ever hated someone and loved him so?..
Have you ever missed someone so bad it made
you cry?.. Have you ever seen someone left alone
without knowing why? ..
True: Lucky is the man who wins the first love of a
woman but luckier is the woman who wins the
last love of a man.
Love is not the right word to say when you feel
guilty nor the right word to say when you like a
person but love really matters when we share our
thoughts, our minds, and our hearts...
Life has a way of changing things but not the joy
that friendship brings, for friendship is like the
shining moon, makes each night a brighter one.
Love is not for beauty or color of the skin, but for a
heart that is loyal within, for beauty fades and the
skin would grow old but a heart that is loyal will
never turn cold.
If someone hurts you, betrays you, or breaks your
heart, forgive them for they have helped you learn
about trust and the importance of being cautious to
whom you open your heart.
A love is easy to feel, so hard to explain; so easy
to get, so hard to let go; so easy to spell, so hard
to define...and yet everyone is still taking the risk.
That's love !
We are all a little weird and life's a little
weird, and when we find someone whose
weirdness is compatible with ours, we join up with
them and fall in love in mutual weirdness and call it
LOVE!
Never be afraid to fall in love. It may hurt a lot, it
may give you aches and pain, but if you don't
follow your heart; in the end you will cry even more
for not giving love a chance.
If someone loves you, love them back not only
because they love you, but also because they are
teaching you to love and opening your heart and
eyes to things you have never seen or felt without
them.
The past is meant to be used as a tool for the
future. Bad experiences indeed make you bitter
but the lessons learned should make you better.
On letting go: it hurts to see someone you love
happy with somebody else; but wouldn't it hurt you
more to see that person unhappy...with you?
When you find arms that will hold you at your
weakest, eyes that will see you at your ugliest,
lips that will kiss you in both instances, and a
heart that will love you at your worst, then you
have found true love.
Someday, someone might come into your life and
love you in a way you always wanted.
If your someday was yesterday.. LEARN
If your someday is tomorrow.. HOPE
If your someday is today.. CHERISH
Saturday, August 06, 2005
Saladnya My Nyokap
Ini resep satu emang canggih abis. Kalo pas ada pot luck, gue selalu bikin resep ini.. (actually, this is my mom's secret recipe.. but now since I share this with you, jadinya no secret lagi dah.. ) This recipe is very very good, you even don't have to put cheese to enjoy with!
Persiapan :
2 Kentang, diiris kotak2, rebus matang
1/4 bawang bombay, cincang abis
Jagung pipilan
Cincangan jamur
Celery, iris kotak2
Makaroni yang udah direbus
6 lembar fully cooked ham, iris kotak2 juga
1 Apel, iris kotak2
potongan nanas kotak2x
cincangan udang kecil2, sudah matang
2 putih telur yang sudah dimasak, iris kotak2
2 kuning telur
1 sdm mustard
5 sdm mayonaise
2 sdm mentega, dicairkan, bisa di microwave, atau di wajan yang dikasih air & dipanasi.
garam, gula, lada
grated orange peel & orange juice OR Jeruk nipis...
(optional : garlic salt, garlic powder, brown sugar, paprika powder, curry powder)
CARANYA :
2 kuning telur taruh di bowl. Tuang mentega cair yang panas sedikit demi sedikit sambil diaduk2. Lalu masukkan mustard, mayonaise, grated orange peel & juicenya (bisa juga pake jeruk nipis..), garam, gula, lada (dan optional ingredients kalo ada)
Cicipin.. sapa tau kurang manis, kurang asin...
Terus, kalo udah, campur kentang, bawang bombay, jagung, celery, makaroni, ham, apel, nanas, udang, putih telur, aduk2 sampai rata.
Masukkin kulkas dan refrigerate for about an hour...
NYAM.. NYAM.. gue jadi laper nih sekarang!!!
Thursday, August 04, 2005
Viennese Ice Cream Cake
This recipe is unbelieveable... worth to try... =)
Boleh buat dessert di summer yang puanas...
Bahan2x :
1 quart coffee ice cream, softened
3/4 cup butterscotch caramel topping
3/4 cup chopped pecans, toasted
1 quart vanilla ice cream, softened
1 container (8 ounces) frozen whipped topping, thawed
2 (5.5-ounce) packages chocolate caramel cookie bars (20 sticks total)
1 milk chocolate candy bar, shaved
Special Equipment: pastry bag (or resealable plastic bag) and a # 6 star tip
Cara :
Line a (9 1/4 by 5 by 2 3/4-inch) metal loaf pan with 2 layers of plastic wrap, allowing 3 inches of plastic to hang over pan sides. Using a rubber spatula, press 1/4 of the coffee ice cream into pan. Drizzle 1 tablespoon of caramel topping over ice cream. Sprinkle 1 tablespoon of pecans over caramel. Spread 1/4 of the vanilla ice cream over nuts. Drizzle 1 tablespoon of caramel topping over ice cream. Sprinkle 1 tablespoon of pecans over caramel. Freeze for 20 minutes or until firm. Repeat layering of coffee ice cream, caramel, pecans, and vanilla ice cream 3 more times, freezing for 20 minutes between each layering. Fold plastic overhang atop cake to cover. Freeze for 4 hours or until frozen solid.
To unmold, wrap hot damp towels around pan to loosen ice cream cake from pan. Fold back plastic from atop ice cream cake. Invert a large plate or serving platter atop the ice cream cake. Holding plate and pan together, invert cake onto plate. Remove pan from cake; peel off plastic wrap. Spoon whipped topping into pastry bag fitted with a star tip. Pipe stripes or fluted lines atop cake. Freeze for 1 hour or until whipped topping is frozen solid. Let cake stand at room temperature for 10 minutes before serving. Meanwhile, slice caramel cookie bars in half and arrange, cut side down, around perimeter of cake. Sprinkle chocolate shavings over cake. Cut cake crosswise into slices; transfer cake slices to serving plates.
Boleh buat dessert di summer yang puanas...
Bahan2x :
1 quart coffee ice cream, softened
3/4 cup butterscotch caramel topping
3/4 cup chopped pecans, toasted
1 quart vanilla ice cream, softened
1 container (8 ounces) frozen whipped topping, thawed
2 (5.5-ounce) packages chocolate caramel cookie bars (20 sticks total)
1 milk chocolate candy bar, shaved
Special Equipment: pastry bag (or resealable plastic bag) and a # 6 star tip
Cara :
Line a (9 1/4 by 5 by 2 3/4-inch) metal loaf pan with 2 layers of plastic wrap, allowing 3 inches of plastic to hang over pan sides. Using a rubber spatula, press 1/4 of the coffee ice cream into pan. Drizzle 1 tablespoon of caramel topping over ice cream. Sprinkle 1 tablespoon of pecans over caramel. Spread 1/4 of the vanilla ice cream over nuts. Drizzle 1 tablespoon of caramel topping over ice cream. Sprinkle 1 tablespoon of pecans over caramel. Freeze for 20 minutes or until firm. Repeat layering of coffee ice cream, caramel, pecans, and vanilla ice cream 3 more times, freezing for 20 minutes between each layering. Fold plastic overhang atop cake to cover. Freeze for 4 hours or until frozen solid.
To unmold, wrap hot damp towels around pan to loosen ice cream cake from pan. Fold back plastic from atop ice cream cake. Invert a large plate or serving platter atop the ice cream cake. Holding plate and pan together, invert cake onto plate. Remove pan from cake; peel off plastic wrap. Spoon whipped topping into pastry bag fitted with a star tip. Pipe stripes or fluted lines atop cake. Freeze for 1 hour or until whipped topping is frozen solid. Let cake stand at room temperature for 10 minutes before serving. Meanwhile, slice caramel cookie bars in half and arrange, cut side down, around perimeter of cake. Sprinkle chocolate shavings over cake. Cut cake crosswise into slices; transfer cake slices to serving plates.
Mozzarella en Carrozza
This is very delicious .. and easy to make!!!
1 ball fresh mozzarella
4 slices white bread, crusts trimmed
2 large eggs, beaten, or more as needed
1 1/2 teaspoons minced garlic
1 heaping teaspoon minced fresh flat-leaf parsley
Salt and pepper
Plain bread crumbs, as needed
Olive oil, for frying
Quick Marinara Sauce
Cut the mozzarella into enough 1/4-inch thick slices to cover 2 slices of the bread. Reserve the remaining mozzarella for another use. Top the cheese with the remaining 2 slices of bread, to make 2 sandwiches, and press down to compact. In a bowl, whisk together the eggs, garlic, and parsley and season with salt and pepper. Put the bread crumbs on a plate. In a large skillet over medium-high heat, pour the in oil to a depth of 1/4-inch. When the oil is hot, dip each sandwich into the egg mixture, dredge in the bread crumbs, and fry, turning once, until crisp and the cheese has melted. Cut each sandwich in 1/2 and serve, while still hot, with the marinara sauce on the side for dipping.
Balsamic Vinegar Potato Salad
Gue nyoba menu ini pas di pot luck gereja beberapa minggu yang lalu... enak juga.. =)
INGREDIENTS:
5 medium red potatoes, diced
1/2 small onion, chopped
1/4 cup diced roasted red peppers
1/2 (2 ounce) can sliced black olives, drained
1/2 (5 ounce) can quartered artichoke hearts, drained
1/4 cup balsamic vinegar
1 1/2 teaspoons olive oil
1 1/2 teaspoon dried oregano
1 1/2 teaspoon dried basil
1/4 teaspoon mustard powder
1 tablespoons chopped fresh parsley
DIRECTIONS:
1.Place potatoes in a saucepan with enough water to cover. Bring to a boil, then cook for 5 to 10 minutes, until tender. Drain, and transfer to a large bowl.
2.Add the onion, red peppers, olives, and artichokes to the bowl with the potatoes. In a separate bowl, whisk together the balsamic vinegar, olive oil, oregano, basil, mustard powder and parsley. Pour over the vegetables, and stir to coat. Chill for at least 4 hours or overnight before serving.
Thursday, July 28, 2005
Banana Bread

Preheat the oven to 350 degrees
Cream: 1-1/2 Cup Sugar
1/2 Cup Butter
Add and mix to the above: 2-unbeaten eggs
1-teaspoon vanilla
In another bowl mash 3-med size ripe bananas, mix in 1/4 Cup buttermilk.
In another bowl gently mix: 1-1/2 Cup flour
1-teaspoon soda
1/4 teaspoon salt
Alternatively add the creamed butter and sugar mixture and the banana mixture to the flour mixture. Mix gently till all is blended.
Put in a greased loaf pan and bake at 350 degrees for 1-1/4 hour. It is cooked when it separates from the sides of the pan and a toothpick in the center comes out clean. Remove from the oven and let cool, then remove from pan. Enjoy!
Tuesday, July 26, 2005
Ricotta Cheese Chicken Enchiladas... yummy....
Elu harus coba masakan yang satu ini! Ini menu PALING favorite gue & suami gue. Gampang bikinnya, enak rasanya. =) Coba ya!
INGREDIENTS:
1-1/2 teaspoons vegetable oil
1 skinless, boneless chicken breast halves - boiled and shredded
1/4 cup chopped onion
1/2 (7 ounce) can chopped green chile peppers
1/2 (1 ounce) package taco seasoning mix
1/4 cup sour cream
1 cup ricotta cheese
1/2 teaspoon salt
1/2 pinch ground black pepper
6 (6 inch) corn tortillas
1 cup shredded Monterey Jack cheese (kalo gak ada, bisa diganti with Cheddar cheese)
1/2 (10 ounce) can red enchilada sauce
DIRECTIONS:
1.To Make Meat Mixture: Heat oil in medium skillet over medium high heat. Add chicken, onion and green chile peppers and saute until browned, then add taco seasoning and prepare meat mixture according to package directions.
2.To Make Cheese Mixture: In a medium bowl mix sour cream with ricotta cheese and season with salt and pepper; stir until well blended.
3.Preheat oven to 350 degrees F (175 degrees C).
4.To Assemble Enchiladas: Heat tortillas until soft. In each tortilla place a spoonful of meat mixture, a spoonful of cheese mixture and a bit of shredded cheese. Roll tortillas and place in a lightly greased 9x13 inch baking dish. Top with any remaining meat and cheese mixture, enchilada sauce and remaining shredded cheese.
5.Bake at 350 degrees F (175 degrees C) for 30 minutes or until cheese is melted and bubbly.
Before You Complain (Sebelum kamu mengeluh)
Today, before you say bad words, think about someone who can't speak at all.
Before you complain about the taste of your food, think about someone who does not have anything to eat.
Before you complain about not having anything, think about someone who begs on the street.
Before you complain that your condition is bad, think about someone who is at its worst level in their life.
Before you complain about your husband or wife, think about someone who always wish for a life partner.
Today, before you complain about your life, think about someone who died too soon.
Before you complain about your children, think about someone who really want to have a child but couldn't.
Before you complain about your dirty house because the maid did not do her job, think about those people who live in the street.
Before you complain about the distance you have to drive, think about someone who travel the same distance by walking.
And when you are tired and complaining about your job, think about the unemployed, people with disabilities who keep looking for work, who wish they have a job like you.
Love others with words and deeds.
Love created not to be stored or hidden.
You do not love someone because they are beautiful or handsome,
They are beautiful/handsome because you love them.
***
Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali
Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
Sebelum kamu mengeluh tidak punya apa-apa
Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.
Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk,
Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk di dalam hidupnya.
Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri anda.
Pikirkan tentang seseorang selalu berharap untuk mempunyai teman hidup
Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu,
Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat
Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu,
Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul
Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya,
Pikirkan tentang orang-orang yag tinggal dijalanan
Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir,
Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan
Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu,
Pikirkan tentang pengangguran,orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda
Cintai orang lain dengan perkataan dan perbuatanmu
Cinta diciptakan tidak untuk disimpan atau disembunyikan
Anda tidak mencintai seseorang karena dia cantik atau tampan,
Mereka cantik/tampan karena anda mencintainya
Monday, July 25, 2005
The story of the Hunter and the Bear
In one fine day, there's a hunter who wants to hunt a bear to have a nice warm fur coat. As he walks & looking around, suddenly he found a bear to shoot! A big bear! And when the hunter was about to click his gun.... suddenly.... the bear starts to speak,"Mr.Hunter.. please don't shoot! What do you want? Let's sit down here & compromise..."
The hunter starts to think,"Hm, this bear is pretty amazing, he can talk. Not any bear can talk... okay, I think I'll sit with him and see what he wants. Maybe I can capture him and sell him to a circus. They'll pay more for a talking bear I bet."
They sit together.
Bear : What do you want?
Hunter : I want a fur coat
Bear : Good.. i want my stomach full.
Well.. after long hours of discussion & talks, finally the agreement met its final decision. Compromise deal! The bear got its stomach full & the hunter got his fur coat. End of the story.
(For you who doesn't understand the end : the bear ate the hunter, and the hunter is inside the bear now having bear's fur coat surround him)
Morale of the story : NEVER COMPROMISE! Don't compromise with anything bad, evil, or up to not good. Always strive to be good!
Wednesday, July 20, 2005
WorkPlace : Commonwealth Bank
Resmi jadi banker-nya Commonwealth Bank (yang ini bank Australia) tgl 19 Oktober 2004. Dan gue ditempatkan di cabang Mangga Dua, the newest branch. Di sini gue kerja under Lily & Pak Daniel, dan mereka ber2 adalah orang2 yang sangat baik.
Dapet rekan kerja baru : Sally, Surianto, Aai, Emil, Endang, Livina, Lia.. dan beberapa teman lainnya.. =) Pokoknya oke! Dan tiap lunch hour, gue dan temen2 pasti makan di "Agus", resto di belakang optik, di mangdu lt.1. Udah enak, murah, meriah pula! hehehe...
Hari-hari gue gak lama di sini, karena tgl 28 Februari 2005, gue resign. Kenapa? Karena tgl 4 Maret 2005, gue harus pergi one-way ticket ke amrik & gak balik2 ke indonesia for good...
Yang pasti gue seneng bangeth di sini, semuanya menyenangkan! =) Miss you too guys... dan this bank is the last working place in Indonesia.
That's my first 5 years working experience... =)
Thanks for reading my stories...
Dapet rekan kerja baru : Sally, Surianto, Aai, Emil, Endang, Livina, Lia.. dan beberapa teman lainnya.. =) Pokoknya oke! Dan tiap lunch hour, gue dan temen2 pasti makan di "Agus", resto di belakang optik, di mangdu lt.1. Udah enak, murah, meriah pula! hehehe...
Hari-hari gue gak lama di sini, karena tgl 28 Februari 2005, gue resign. Kenapa? Karena tgl 4 Maret 2005, gue harus pergi one-way ticket ke amrik & gak balik2 ke indonesia for good...
Yang pasti gue seneng bangeth di sini, semuanya menyenangkan! =) Miss you too guys... dan this bank is the last working place in Indonesia.
That's my first 5 years working experience... =)
Thanks for reading my stories...
Monday, July 18, 2005
WorkPlace : Standard Chartered Bank (CRM)
Ok... ini adalah periode dimana gue mulai ngerasain jenuh kerja di bank. Kenapa? Soalnya environmentnya udah mulai gak enak. Pertama2 karena gue dipromosi secara paksa untuk meninggalkan retail banking ke cabang pondok indah yang masih nol. Client2 gue terpaksa gue say goodbye.. but.. gue minta referral dari mereka. Bisa aja kan mereka punya saudara2 yang belum punya rekening sama stanchart...
Hari pertama, tgl 17 Maret 2003, gue pindah dari lt 1 ke lt 7, dengan kondisi meja pribadi gue belon ada pesawat telponnya. Bagus! Gimana gue bisa kontek2 nasabah, coba?! Well, kenapa gue kerja di Lt.7? soalnya cabang pondok indahnya masih dibangun & belum jadi sampe agustus 2003...
Di sini gue satu tim dengan Made, Rosa, Pak Leo, Okye (baru pindah dari American Express), Vivi (baru pindah dr Citibank), dan Thedu!!! (Thedu ini junior gue dulu di atma, gue kenal pas di PDKK Hieronimus..). Dan beberapa teman baru lainnya. Di sini gue jadi bestfriend-an sama Vivi & Thedu. Oh ya, gue juga tarik beberapa temen gue yg lain : Tjun Tjun (dia ini gue kenal pas dulu gue suka ke Warnet MP Net di Gajah Mada, dia yang suka jagain warnetnya), dan Tuti (gue kenal dari business association). Dan my boss is Siska. Siska ini orangnya baik. Doi suka traktir2 kita makan2 (thank you ya Sis!)
Gue gak sehepi kerja sebagai CRM dibanding PFC. Banyak tuntutan dari kanan kiri muka belakang. Nuntut gue training anak2 baru, nuntut gue sementara jadi admin juga karena kita belum rekrut admin staff, nuntut gue achieve target, intinya banyak bangeth tugas2 yang harus gue kerjakan dalam tempo yang super singkat. Dan kenapa gue yang dibebankan tugas ini? Soalnya gue yang paling senior, katanya.
Walau gue gak hepi, gue berusaha sekuat mungkin untuk bersikap profesional dalam melakukan tugas gue sehari2. Walaupun tiap hari rasanya malasnya minta ampun ke kantor (karena gue gak hepi & merasa gak belong there), tapi tetep aja gue berusaha achieve target. Pelarian buat gue adalah nasabah2. Jadi gue berusaha sesibuk mungkin buat appointment2 dengan client2x, dan pergi visit mereka sesibuk mungkin, supaya gue gak ada di kantor.
Kantor Pondok Indah jadi tgl 25 Agustus 2003, dan branch openingnya tgl 25 September 2003. Dengan kantor baru, hati lebih terhibur sedikit. Tapi lama2, yang namanya stress & suntuk, ya gak bisa ditahan2x lagi. Banyak peristiwa2 kecil yang lama2 menumpuk di hati gue. Sekitar awal November 2003, gue curhat sama bokap nyokap gue ttg hati gue yang bener2 tertekan dengan situasi kantor yang sikut menyikut.
Bokap nyuruh gue ambil cuti panjang (ya gak panjang2 amat, cuma 2 minggu kok, maklum, karyawan.. pasti masih dijatahin lah), dan bulan November gue bener2 gak mikirin kerjaan. Dan setelah balik dari cuti, gue lebih fresh dan punya tenaga baru untuk kerja lagi.
Salah satu kenangan manis di masa2x kerja ini, adalah saat dimana cabang kita mesti latihan nari, untuk nampil di acara Eagle of The Year. Siska lagi suka banget sama lagunya Jennifer Lopez "Let's Get Loud", jadilah dia nyewa guru tari untuk ngajarin kita semua nari!! Tiap sore abis kerja kita semua latihan gaya2x enerjik sesuai lantunan lagu Let's Get Loud. Gue musti ngafalin liriknya segala lho! Abis itu kita semua nampil di Eagle of The Year (gue lupa outingnya di hotel mana atau di daerah mana, mungkin di Bali kali ya?), tapi sayang kita nggak menang. It's okay, it was so fun deh ngumpul2x sama temen2x cabang lain! :)
Desember 2003.. i made a very great deal with client, dan kebetulan ada program dari SCB untuk deal itu.. yang achieve that deal (gue gak bisa ngomong.. sorry, rahasia perusahaan. hahaha) akan pergi ke Italy di bulan April 2004!!! Can you believe that?! Dan gue bener2 seneng bangeth dengan prestasi gue (sedikit menghibur gue dikit.. padahal tadinya bener2 gak ceria deh).
Tahun baru 2004 .. new hope. Day by day gue lalui dengan suntuk tapi hepi. Suntuk soalnya mesti ngadepin kerjaan gue tiap hari, tapi hepi karena berarti makin dekat hari2 ke Itali.. =) Udah ditentuin sih, akhir April 04.. makanya gue gak sabar. =) Tapi by the way, pas bulan February 04, gue dikasih liburan 3 hari ke Singapore dari stanchart.. ya gue ajak nyokap deh (sorry yach pa, soalnya cuma berlaku buat 2 orang..)
Maret 2004, bulan ini adalah titik balik buat gue. Karena di bulan ini gue deal satu project terbesar di Stanchart yang belum pernah terjadi!!! Dengan deal ini, komisi gue bisa dibilang meroket bangeth! =))))) Dan.. di bulan ini Lloyd ngelamar gue jadi istrinya, dan kita resmi tunangan =)))) It's a very very happy month!
April 2004, time to go to Italy! Gue pergi sama Ino (temen PFC gue dulu! Aduh, senengnya), Richard, Deffy, dan beberapa temen2 lainnya. Kita ke Roma, Florence, Milan.. asik bangeth. Naik gondola segala. =) Makan gelato di jalan.. liat2 butik di Milano tapi gak berani beli soalnya harganya mahal2 bok, apalagi pake Euro mata uangnya.. hiiiii serem...
Setelah gua balik dari Italy, boss gue bilang kalo komisi gue tidak bisa 100% gue dapetkan, malah gue cuma dapet 20%nya aja.Gila kan? Waktu gue fight balik soal hak gue, beberapa petinggi2 lainnya merubah peraturan2 yang intinya membatasi komisi banker. Gue bener2 kecewa berat. Gue bener2 sebel bangeth, kecewa, dan tiap hari masuk kantor pasti telat karena gue udah "mati rasa".
Hubungan gue yang tadinya baik dengan Siska jadi agak dingin karena hal ini. Salah gue juga sih, mestinya gue curhat sama Siska, tapi gue malah curhat ke orang2 lain yang mustinya tidak usah tahu menahu soal urusan ini. Kalo suatu hari nanti gue ketemu Siska, gue pengen deh minta maaf atas kelakukan kekanak2an gue saat itu. Karena kalo dipikir2x, apa sih artinya uang? Uang kan gampang dicari. Tapi persahabatan sejati, tiada tara nilainya. Lagipula, gue yakin Siska udah fight juga untuk gue. Doi pasti juga kecewa mendengar berita menyedihkan ini. Abis mo gimana? Sudah suratan nasib.
Beberapa temen menyatakan rasa simpatinya untuk gue. Dan, salah seorang di antaranya, Roy Tan, merekomendasikan nama gue ke salah satu boss di Bank Commonwealth, competitornya stanchart! Roy sendiri juga akhirnya pindah ke Commonwealth.
Sementara itu, skitar bulan Juni 2004, ada lagi acara Semi-Annual Eagle of The Year, dan karena prestasi gue deal dalam satu proyek terbesar di hidup gue di bulan April di atas, gue dianugerahi the Miracle Maker award! Lumayan seneng juga deh (biar hati agak2 dongkol karena kehilangan sebagian besar komisi), tapi at least para petinggi Stanchart masih menghargai hasil jerih payah gue. Terima kasih ya Mas Darmadi, my dear boss Siska, dan kolega2 semuanya. Terus, Siska mempromosi gue jadi Sales Manager Pondok Indah Branch. Thank you, Sis. Orang-orang biasanya minta2 dipromosi, ini gue malah dipromosi tanpa gue minta. Mestinya gue bersyukur. Tapi gue masih terlalu muda saat itu, kurang bisa menyadari betapa beruntungnya gue punya boss seperti Siska, dan punya rekan2x kerja seperti Okye, Made, Savitri, Vivi, Tjun-tjun, Thedu, Yulie Mustafa, Rosa Asrul, dan semua rekan2x kerja lainnya!
Dengan posisi baru sebagai sales manager, gue menempati seluruh lantai 4! Untuk gue dan bawahan-bawahan yang dipercayakan padaku. Gue punya 2 asisten manager : Djun dan Bejo. Gue juga punya sekitar 40 anak direct sales, dimana denger2nya sekarang mereka semua sudah jadi bos besar! Bangga deh! Sebetulnya masa-masa ini adalah masa yang cukup menyenangkan, karena gue jadi teringat lagi dengan masa2 awal gue di Stanchart dulu, yaitu mulai dari direct sales. Gue seneng bisa motivasi my sales team, bisa kasih tips2 dan strategi2 untuk sukses. Tapi sayang gue cuma menjalaninya dalam waktu cukup singkat, karena Bank Commonwealth kontek gue dan menawari gue posisi RM dengan kompensasi yang cukup lumayan, dimana tawarannya cukup menggiurkan dan terlalu sayang untuk ditolak.
Well.. tgl 18 Oktober 2004, gue resmi resign dari Stanchart. Tgl 19 Oktober 2004, gue udah duduk di meja baru gua di Bank Commonwealth cabang Mangga Dua..
I'm sad i have to leave Standard Chartered Bank, but i think my time is done there.
Well.. at least now gue bisa bernafas lega.. karena hari2 berikut di Bank Commonwealth sangat2 menyenangkan!!
Hari pertama, tgl 17 Maret 2003, gue pindah dari lt 1 ke lt 7, dengan kondisi meja pribadi gue belon ada pesawat telponnya. Bagus! Gimana gue bisa kontek2 nasabah, coba?! Well, kenapa gue kerja di Lt.7? soalnya cabang pondok indahnya masih dibangun & belum jadi sampe agustus 2003...
Di sini gue satu tim dengan Made, Rosa, Pak Leo, Okye (baru pindah dari American Express), Vivi (baru pindah dr Citibank), dan Thedu!!! (Thedu ini junior gue dulu di atma, gue kenal pas di PDKK Hieronimus..). Dan beberapa teman baru lainnya. Di sini gue jadi bestfriend-an sama Vivi & Thedu. Oh ya, gue juga tarik beberapa temen gue yg lain : Tjun Tjun (dia ini gue kenal pas dulu gue suka ke Warnet MP Net di Gajah Mada, dia yang suka jagain warnetnya), dan Tuti (gue kenal dari business association). Dan my boss is Siska. Siska ini orangnya baik. Doi suka traktir2 kita makan2 (thank you ya Sis!)
Gue gak sehepi kerja sebagai CRM dibanding PFC. Banyak tuntutan dari kanan kiri muka belakang. Nuntut gue training anak2 baru, nuntut gue sementara jadi admin juga karena kita belum rekrut admin staff, nuntut gue achieve target, intinya banyak bangeth tugas2 yang harus gue kerjakan dalam tempo yang super singkat. Dan kenapa gue yang dibebankan tugas ini? Soalnya gue yang paling senior, katanya.
Walau gue gak hepi, gue berusaha sekuat mungkin untuk bersikap profesional dalam melakukan tugas gue sehari2. Walaupun tiap hari rasanya malasnya minta ampun ke kantor (karena gue gak hepi & merasa gak belong there), tapi tetep aja gue berusaha achieve target. Pelarian buat gue adalah nasabah2. Jadi gue berusaha sesibuk mungkin buat appointment2 dengan client2x, dan pergi visit mereka sesibuk mungkin, supaya gue gak ada di kantor.
Kantor Pondok Indah jadi tgl 25 Agustus 2003, dan branch openingnya tgl 25 September 2003. Dengan kantor baru, hati lebih terhibur sedikit. Tapi lama2, yang namanya stress & suntuk, ya gak bisa ditahan2x lagi. Banyak peristiwa2 kecil yang lama2 menumpuk di hati gue. Sekitar awal November 2003, gue curhat sama bokap nyokap gue ttg hati gue yang bener2 tertekan dengan situasi kantor yang sikut menyikut.
Bokap nyuruh gue ambil cuti panjang (ya gak panjang2 amat, cuma 2 minggu kok, maklum, karyawan.. pasti masih dijatahin lah), dan bulan November gue bener2 gak mikirin kerjaan. Dan setelah balik dari cuti, gue lebih fresh dan punya tenaga baru untuk kerja lagi.
Salah satu kenangan manis di masa2x kerja ini, adalah saat dimana cabang kita mesti latihan nari, untuk nampil di acara Eagle of The Year. Siska lagi suka banget sama lagunya Jennifer Lopez "Let's Get Loud", jadilah dia nyewa guru tari untuk ngajarin kita semua nari!! Tiap sore abis kerja kita semua latihan gaya2x enerjik sesuai lantunan lagu Let's Get Loud. Gue musti ngafalin liriknya segala lho! Abis itu kita semua nampil di Eagle of The Year (gue lupa outingnya di hotel mana atau di daerah mana, mungkin di Bali kali ya?), tapi sayang kita nggak menang. It's okay, it was so fun deh ngumpul2x sama temen2x cabang lain! :)
Desember 2003.. i made a very great deal with client, dan kebetulan ada program dari SCB untuk deal itu.. yang achieve that deal (gue gak bisa ngomong.. sorry, rahasia perusahaan. hahaha) akan pergi ke Italy di bulan April 2004!!! Can you believe that?! Dan gue bener2 seneng bangeth dengan prestasi gue (sedikit menghibur gue dikit.. padahal tadinya bener2 gak ceria deh).
Tahun baru 2004 .. new hope. Day by day gue lalui dengan suntuk tapi hepi. Suntuk soalnya mesti ngadepin kerjaan gue tiap hari, tapi hepi karena berarti makin dekat hari2 ke Itali.. =) Udah ditentuin sih, akhir April 04.. makanya gue gak sabar. =) Tapi by the way, pas bulan February 04, gue dikasih liburan 3 hari ke Singapore dari stanchart.. ya gue ajak nyokap deh (sorry yach pa, soalnya cuma berlaku buat 2 orang..)
Maret 2004, bulan ini adalah titik balik buat gue. Karena di bulan ini gue deal satu project terbesar di Stanchart yang belum pernah terjadi!!! Dengan deal ini, komisi gue bisa dibilang meroket bangeth! =))))) Dan.. di bulan ini Lloyd ngelamar gue jadi istrinya, dan kita resmi tunangan =)))) It's a very very happy month!
April 2004, time to go to Italy! Gue pergi sama Ino (temen PFC gue dulu! Aduh, senengnya), Richard, Deffy, dan beberapa temen2 lainnya. Kita ke Roma, Florence, Milan.. asik bangeth. Naik gondola segala. =) Makan gelato di jalan.. liat2 butik di Milano tapi gak berani beli soalnya harganya mahal2 bok, apalagi pake Euro mata uangnya.. hiiiii serem...
Setelah gua balik dari Italy, boss gue bilang kalo komisi gue tidak bisa 100% gue dapetkan, malah gue cuma dapet 20%nya aja.Gila kan? Waktu gue fight balik soal hak gue, beberapa petinggi2 lainnya merubah peraturan2 yang intinya membatasi komisi banker. Gue bener2 kecewa berat. Gue bener2 sebel bangeth, kecewa, dan tiap hari masuk kantor pasti telat karena gue udah "mati rasa".
Hubungan gue yang tadinya baik dengan Siska jadi agak dingin karena hal ini. Salah gue juga sih, mestinya gue curhat sama Siska, tapi gue malah curhat ke orang2 lain yang mustinya tidak usah tahu menahu soal urusan ini. Kalo suatu hari nanti gue ketemu Siska, gue pengen deh minta maaf atas kelakukan kekanak2an gue saat itu. Karena kalo dipikir2x, apa sih artinya uang? Uang kan gampang dicari. Tapi persahabatan sejati, tiada tara nilainya. Lagipula, gue yakin Siska udah fight juga untuk gue. Doi pasti juga kecewa mendengar berita menyedihkan ini. Abis mo gimana? Sudah suratan nasib.
Beberapa temen menyatakan rasa simpatinya untuk gue. Dan, salah seorang di antaranya, Roy Tan, merekomendasikan nama gue ke salah satu boss di Bank Commonwealth, competitornya stanchart! Roy sendiri juga akhirnya pindah ke Commonwealth.
Sementara itu, skitar bulan Juni 2004, ada lagi acara Semi-Annual Eagle of The Year, dan karena prestasi gue deal dalam satu proyek terbesar di hidup gue di bulan April di atas, gue dianugerahi the Miracle Maker award! Lumayan seneng juga deh (biar hati agak2 dongkol karena kehilangan sebagian besar komisi), tapi at least para petinggi Stanchart masih menghargai hasil jerih payah gue. Terima kasih ya Mas Darmadi, my dear boss Siska, dan kolega2 semuanya. Terus, Siska mempromosi gue jadi Sales Manager Pondok Indah Branch. Thank you, Sis. Orang-orang biasanya minta2 dipromosi, ini gue malah dipromosi tanpa gue minta. Mestinya gue bersyukur. Tapi gue masih terlalu muda saat itu, kurang bisa menyadari betapa beruntungnya gue punya boss seperti Siska, dan punya rekan2x kerja seperti Okye, Made, Savitri, Vivi, Tjun-tjun, Thedu, Yulie Mustafa, Rosa Asrul, dan semua rekan2x kerja lainnya!
Dengan posisi baru sebagai sales manager, gue menempati seluruh lantai 4! Untuk gue dan bawahan-bawahan yang dipercayakan padaku. Gue punya 2 asisten manager : Djun dan Bejo. Gue juga punya sekitar 40 anak direct sales, dimana denger2nya sekarang mereka semua sudah jadi bos besar! Bangga deh! Sebetulnya masa-masa ini adalah masa yang cukup menyenangkan, karena gue jadi teringat lagi dengan masa2 awal gue di Stanchart dulu, yaitu mulai dari direct sales. Gue seneng bisa motivasi my sales team, bisa kasih tips2 dan strategi2 untuk sukses. Tapi sayang gue cuma menjalaninya dalam waktu cukup singkat, karena Bank Commonwealth kontek gue dan menawari gue posisi RM dengan kompensasi yang cukup lumayan, dimana tawarannya cukup menggiurkan dan terlalu sayang untuk ditolak.
Well.. tgl 18 Oktober 2004, gue resmi resign dari Stanchart. Tgl 19 Oktober 2004, gue udah duduk di meja baru gua di Bank Commonwealth cabang Mangga Dua..
I'm sad i have to leave Standard Chartered Bank, but i think my time is done there.
Well.. at least now gue bisa bernafas lega.. karena hari2 berikut di Bank Commonwealth sangat2 menyenangkan!!
WorkPlace : Standard Chartered Bank (PFC)
3 Juni 2002 adalah salah satu hari paling bahagia di hidup gue (hari2x lain tuh : wedding day, wisuda day, birthdays,... hahahaha) karena gue resmi jadi PFC alias Personal Financial Consultant di Retail Banking. Itu artinya : meja pribadi (tadinya di dsr satu meja gede rame2), telpon pribadi dgn extension pribadi, email kantor pribadi, training2 khusus di hotel2x, kesempatan untuk jadi permanent staff (kalo di dsr, semuanya temporary staff), dikirim ke luar kota untuk event2 khusus... pokoknya all serba prestisius deh!!!
Nah, satu2nya ganjelan yang ada tuh... my ex-boyfriend, juga jadi PFC di situ. Oh ya, lupa cerita gue.. pas gue di DSR, gue kenalan sama seorang DSR namanya H. (pas gue lulus dari atma status gue udah single total). Nach, karena kita suka pulang sama2 satu jurusan.. akhirnya gak tau gimana, kita jadian deh.. hehehe.. cinlok, cinta lokasi... Hubungan kita cuma bertahan 1 bulan doang, soalnya dia alasannya mau fokus ke karir dulu (dan emang dia duluan yang dipromote jadi PFC 3 bulan sebelum gue akhirnya dipromote jadi PFC)
Well... ternyata sebulan setelah gue bergabung dengan Retail Banking Team, si H resign, katanya mau nerusin master degree ke canada.. tau deh bener apa kaga. Sebetulnya si H itu baik sih. Waktu dulu aku jadi direct sales, dompetku pernah kecopetan, dan si H ini yang nolong nganter aku ke kantor polisi untuk ngurus surat2, minjemin cellphone-nya supaya aku bisa kontek bank untuk cancel kartu2x debit & kredit, dan bahkan ngantar aku pulang ke rumah walaupun cuma naik taxi. Terima kasih ya, H... :)
Si H resign memang membuat hari2 gue di PFC jadi lebiiiiiiiih ringan. =) Gue juga kenalan sama teman2 baru di sini : Ino, Idul, Santi, Anny, Vita,Stanley, Pak Leo yg jadi supervisor kita semua, dan Mbak Miranti yang jadi bossnya di Retail Banking. Gue juga narik Sutoyo jadi PFC juga (inget kan? temen kuliah gue yang gue tarik ke SNS... nah, why gue tarik Sutoyo, soalnya dia tadinya kerja di Lippo Bank..). Selama jadi PFC gue demeeeeeeeen bangeth. Karena situasinya semuanya serba happy, dan yg gue inget tuh, kalo udah jaman puasa time buat umat muslim, kita kalo meeting jadinya buka puasa bareng, dan Mbak Mir selalu masakkin yang enak2 buat kita2!!!
Oh ya, selama jadi PFC gue udah mulai sibuk2 lagi dengan telpon client2, visit client2, fax, email urusan administrasi ke departemen2 yang berkaitan, meeting2, training2, pokoknya full sibuk banget deh. Tapi hubungan gue dengan "bule amrik yang gue ketemu lewat yahoo chess", malah bertambah deket. Akhirnya tgl 6 Oktober 2002, gue resmi jadian bf/gf sama Lloyd deh =)
Hari hari berlalu... dan pas 6 bulan gue jadi PFC, tepatnya sekitar awal bulan December 2002, gue dipromote untuk jadi CRM (Customer Relationship Manager) untuk cabang Pondok Indah! Waduh... jauh bangeth dari rumah gue yach?! Cabang Pondok Indah adalah cabang baru, dan gedungnya aja belum dibangun, jadi bener2 start dari nol lagi. Dan itu artinya gue gak boleh bawa client2 gue yang ada di kantor pusat ke cabang PI itu.
PFC itu handle rekening dengan balance 500 juta rupiah ke bawah, sedangkan CRM itu handle rekening dengan balance 500 juta rupiah ke atas! Makanya PFC itu under divisi Retail Banking, sedangkan CRM itu under divisi Priority Banking.
Sebel!!! gue lagi seneng2nya jadi PFC, eh malah ditarik ke cabang baru dimana gue belum kenal siapa2x. Gue tolak aja promosinya, gue bilang hati gue udah nyaman jadi PFC.
Ternyata... permohonan gue untuk nolak promosi tidak diapprove oleh boss besar (mas Dar). Gue MANDATORY harus terima promosi itu. =((( Itu artinya gue kehilangan waktu untuk kerja bareng temen2 PFC gue yang baik2 dan professional2 itu. Itu artinya, gue mulai dari nol lagi. =(
Tahun baru 2003 gue habiskan di Surabaya, sambil mikir2 tuh offering.
Dan 7 Maret 2003 adalah hari terakhir gue resmi jadi PFC. Sedih deh. Gue akan mulai tugas baru gue jadi CRM tgl 17 Maret 2003 di Lt.7 Gedung Stanchart pusat (menunggu cabang pondok indah selesai dibangun).
One chapter closed, another one opens...
Nah, satu2nya ganjelan yang ada tuh... my ex-boyfriend, juga jadi PFC di situ. Oh ya, lupa cerita gue.. pas gue di DSR, gue kenalan sama seorang DSR namanya H. (pas gue lulus dari atma status gue udah single total). Nach, karena kita suka pulang sama2 satu jurusan.. akhirnya gak tau gimana, kita jadian deh.. hehehe.. cinlok, cinta lokasi... Hubungan kita cuma bertahan 1 bulan doang, soalnya dia alasannya mau fokus ke karir dulu (dan emang dia duluan yang dipromote jadi PFC 3 bulan sebelum gue akhirnya dipromote jadi PFC)
Well... ternyata sebulan setelah gue bergabung dengan Retail Banking Team, si H resign, katanya mau nerusin master degree ke canada.. tau deh bener apa kaga. Sebetulnya si H itu baik sih. Waktu dulu aku jadi direct sales, dompetku pernah kecopetan, dan si H ini yang nolong nganter aku ke kantor polisi untuk ngurus surat2, minjemin cellphone-nya supaya aku bisa kontek bank untuk cancel kartu2x debit & kredit, dan bahkan ngantar aku pulang ke rumah walaupun cuma naik taxi. Terima kasih ya, H... :)
Si H resign memang membuat hari2 gue di PFC jadi lebiiiiiiiih ringan. =) Gue juga kenalan sama teman2 baru di sini : Ino, Idul, Santi, Anny, Vita,Stanley, Pak Leo yg jadi supervisor kita semua, dan Mbak Miranti yang jadi bossnya di Retail Banking. Gue juga narik Sutoyo jadi PFC juga (inget kan? temen kuliah gue yang gue tarik ke SNS... nah, why gue tarik Sutoyo, soalnya dia tadinya kerja di Lippo Bank..). Selama jadi PFC gue demeeeeeeeen bangeth. Karena situasinya semuanya serba happy, dan yg gue inget tuh, kalo udah jaman puasa time buat umat muslim, kita kalo meeting jadinya buka puasa bareng, dan Mbak Mir selalu masakkin yang enak2 buat kita2!!!
Oh ya, selama jadi PFC gue udah mulai sibuk2 lagi dengan telpon client2, visit client2, fax, email urusan administrasi ke departemen2 yang berkaitan, meeting2, training2, pokoknya full sibuk banget deh. Tapi hubungan gue dengan "bule amrik yang gue ketemu lewat yahoo chess", malah bertambah deket. Akhirnya tgl 6 Oktober 2002, gue resmi jadian bf/gf sama Lloyd deh =)
Hari hari berlalu... dan pas 6 bulan gue jadi PFC, tepatnya sekitar awal bulan December 2002, gue dipromote untuk jadi CRM (Customer Relationship Manager) untuk cabang Pondok Indah! Waduh... jauh bangeth dari rumah gue yach?! Cabang Pondok Indah adalah cabang baru, dan gedungnya aja belum dibangun, jadi bener2 start dari nol lagi. Dan itu artinya gue gak boleh bawa client2 gue yang ada di kantor pusat ke cabang PI itu.
PFC itu handle rekening dengan balance 500 juta rupiah ke bawah, sedangkan CRM itu handle rekening dengan balance 500 juta rupiah ke atas! Makanya PFC itu under divisi Retail Banking, sedangkan CRM itu under divisi Priority Banking.
Sebel!!! gue lagi seneng2nya jadi PFC, eh malah ditarik ke cabang baru dimana gue belum kenal siapa2x. Gue tolak aja promosinya, gue bilang hati gue udah nyaman jadi PFC.
Ternyata... permohonan gue untuk nolak promosi tidak diapprove oleh boss besar (mas Dar). Gue MANDATORY harus terima promosi itu. =((( Itu artinya gue kehilangan waktu untuk kerja bareng temen2 PFC gue yang baik2 dan professional2 itu. Itu artinya, gue mulai dari nol lagi. =(
Tahun baru 2003 gue habiskan di Surabaya, sambil mikir2 tuh offering.
Dan 7 Maret 2003 adalah hari terakhir gue resmi jadi PFC. Sedih deh. Gue akan mulai tugas baru gue jadi CRM tgl 17 Maret 2003 di Lt.7 Gedung Stanchart pusat (menunggu cabang pondok indah selesai dibangun).
One chapter closed, another one opens...
WorkPlace : Standard Chartered Bank (DSR)
Masa kerja di Standard Chartered Bank adalah masa2 paling menyenangkan selama hidup gue! Kenapa bisa begitu? nah, kalo loe baca cerita gue terus, loe akan ngerti kenapa. Yang pasti, di perusahaan ini gue bener2 berkembang dari seorang alumnus yang baru lulus & gak ngerti apa2 soal kehidupan, sampe jadi banker yang katanya mama gue, professional. Well..i'll try to be, soalnya client2 gue gak mau tau gue anak baru atau senior, yang mereka tau adalah gue mampu gak handle account mereka.. =)
Ok, gue cerita soal DSR (Direct Sales Representative) part dulu. Soalnya kepanjangan kalo gue urai 3 tahun masa kerja gue di satu cerita.. =)
Tgl 9-10 November 2001 adalah Job Fair di Universitas Tarumanegara, dan gue & temen gue Fitri pergi ke Untar buat masuk2in CV ke beberapa company yang buka stand di sana, salah satunya adalah Stanchart. Nah, karena kita lulusan Finance Major, kita maunya jadi finance staff di sana, tapi lowongan yang ada di stanchart adalah S.A.L.E.S... Well.. okelah, akhirnya kita apply...
Tgl 10 Nov 2001 gue ditelpon Mbak Dinar untuk interview tahap satu, bertempat di Untar. Gue diinterview pake Bahasa Inggris! Buset deh.. maklum Stanchart (or singkatnya SCB) kan bank Inggris.. jadi mungkin mereka mau membiasakan gue pake bahasa inggris kali yach?! =) hihihi, terus, tgl 13 Nov 01 gue interview tahap dua di gedung stanchartnya. Ternyata gue diterima.. dan masuk kerja pertama tgl 19 Nov 01.. my manager namanya Deasy, dan managernya Deasy adalah Mas Sartono.
Jadi Sales... gak pernah terlintas di pikiran gue. Tadinya di pikiran gue yang ada cuma finance, finance, finance... bukan sales. Kalo mau sales kan dari dulu gue udah ambil pemasaran... Gue sampe harus konsultasi sama dosen gue Pak Steve, mendingan gue ambil gak ya kerjaan ini.. dan dia bilang go ahead, semua harus dari bawah. Akhirnya, yaaa gue mulai membiasakan diri dengan dunia sales yang sama sekali berbeda dari bayangan gue sebelumnya. Di sini gue kenalan sama Elsye, Lucky, Pauline, Nilam, Regina.. dan beberapa teman lain dari team yang berbeda. =) Asik... banyak teman2x baru lagi!!!
Well... 3 bulan pertama, gue rasanya mau berhenti aja. Semua appointment2x gagal total, banyak orang yang gue visit-in menolak proposal gue, bahkan banyak juga yang mencibirkan saat gue door to door di kantor2x bertingkat tinggi di Jakarta. Rasanya pengen nangis.. tapi gue harus strong! =) Di saat yang bersamaan gue liat temen2 gue ada yang berhasil, tapi ada juga yang gagal... well, gue pikir gue tetap harus mencoba. & mama-papa bener2 memberikan dukungan mereka 100% untuk gue. I really thankful for that!
Tapi beneran deh, cobaan menggoda.... di saat gue merasa gagal jadi direct sales, ada tawaran dari beberapa company dengan salary yang 2-3x lipat lebih tinggi. Gue pikir2, ya sudahlah, menyerah saja... kembali saja dengan impian semula untuk bekerja di finance staff area...
Nah, akhirnya gue ngomong sama manager gue, Deasy, untuk resign. Eeeeh, ternyata dia baik bangeth, gak marah2, malah nanya kenapa gue mau resign. Gue cerita aja semuanya sama dia, bahwa sebetulnya gak ada yang salah dengan stanchart, tapi rasanya gue gak mampu, tawaran2 dari company2 lain, lengkap deh! Terus Deasy meng-schedule pertemuan gue dgn boss-nya yaitu Mas Sartono... dan akhirnya kita ber3 diskusi ttg peluang2 yang bisa gue peroleh di Stanchart kalo gue terus stick with them & gak pindah2 company. Katanya, gue bisa dipromote jadi PFC (Personal Financial Consultant.. posisi ini di mata para direct sales waktu itu sangaaaat bergengsi.. real banker dah! karena sebagai PFC kita punya email pribadi, meja pribadi, pesawat telpon pribadi, fasilitas mobil kantor yang dsr gak mungkin bisa pake, training2 di hotel2 mewah, pokoknya eksklusif bangeth deh!), dan gaji awal seorang PFC tuh minimum 6x lipat dari gaji DSR yang baru masuk! gile ????
Akhirnya gue putuskan bahwa gue stick with them, dan ternyata di bulan keempat, hasil sales gue udah mulai keliatan! Yes! Udah mulai banyak client2 yang deal sama gue, udah mulai banyak sales, progressnya mulai maju... waaaa, seneng bangeth!
Kebetulan di masa2 DSR ini, kita2 para direct sales banyak sekali event2 ngumpul2 direct sales satu indonesia, dan gue jadi kenal dengan para direct sales cabang2 daerah seperti cabang surabaya, bandung, medan, dan semarang. ASik! Tambah banyak temen baru lagi. Ouw ya, di masa dsr ini, gue kenalan dengan seorang bule amrik lewat yahoo chess.. and guess what, finally he'll marry me.. (dan sekarang jadi husband gue.. how sweet)
Dan di bulan ke-6.. mas Sartono bilang dia akan mencalonkan gue untuk dipromote jadi PFC di divisi Retail Banking (jadi divisinya beda sama divisi DSR dan totally gue akan punya boss2 yang berbeda).. dan gue udah gak sabar pengen cepet2 jadi PFC....!!! Dan akhirnya, tgl 3 Juni 2002, sekitar 6-7 bulan setelah gue jadi DSR stanchart.. gue resmi jadi Personal Financial Consultant Retail Banking Jakarta...another new journey begins...
Ok, gue cerita soal DSR (Direct Sales Representative) part dulu. Soalnya kepanjangan kalo gue urai 3 tahun masa kerja gue di satu cerita.. =)
Tgl 9-10 November 2001 adalah Job Fair di Universitas Tarumanegara, dan gue & temen gue Fitri pergi ke Untar buat masuk2in CV ke beberapa company yang buka stand di sana, salah satunya adalah Stanchart. Nah, karena kita lulusan Finance Major, kita maunya jadi finance staff di sana, tapi lowongan yang ada di stanchart adalah S.A.L.E.S... Well.. okelah, akhirnya kita apply...
Tgl 10 Nov 2001 gue ditelpon Mbak Dinar untuk interview tahap satu, bertempat di Untar. Gue diinterview pake Bahasa Inggris! Buset deh.. maklum Stanchart (or singkatnya SCB) kan bank Inggris.. jadi mungkin mereka mau membiasakan gue pake bahasa inggris kali yach?! =) hihihi, terus, tgl 13 Nov 01 gue interview tahap dua di gedung stanchartnya. Ternyata gue diterima.. dan masuk kerja pertama tgl 19 Nov 01.. my manager namanya Deasy, dan managernya Deasy adalah Mas Sartono.
Jadi Sales... gak pernah terlintas di pikiran gue. Tadinya di pikiran gue yang ada cuma finance, finance, finance... bukan sales. Kalo mau sales kan dari dulu gue udah ambil pemasaran... Gue sampe harus konsultasi sama dosen gue Pak Steve, mendingan gue ambil gak ya kerjaan ini.. dan dia bilang go ahead, semua harus dari bawah. Akhirnya, yaaa gue mulai membiasakan diri dengan dunia sales yang sama sekali berbeda dari bayangan gue sebelumnya. Di sini gue kenalan sama Elsye, Lucky, Pauline, Nilam, Regina.. dan beberapa teman lain dari team yang berbeda. =) Asik... banyak teman2x baru lagi!!!
Well... 3 bulan pertama, gue rasanya mau berhenti aja. Semua appointment2x gagal total, banyak orang yang gue visit-in menolak proposal gue, bahkan banyak juga yang mencibirkan saat gue door to door di kantor2x bertingkat tinggi di Jakarta. Rasanya pengen nangis.. tapi gue harus strong! =) Di saat yang bersamaan gue liat temen2 gue ada yang berhasil, tapi ada juga yang gagal... well, gue pikir gue tetap harus mencoba. & mama-papa bener2 memberikan dukungan mereka 100% untuk gue. I really thankful for that!
Tapi beneran deh, cobaan menggoda.... di saat gue merasa gagal jadi direct sales, ada tawaran dari beberapa company dengan salary yang 2-3x lipat lebih tinggi. Gue pikir2, ya sudahlah, menyerah saja... kembali saja dengan impian semula untuk bekerja di finance staff area...
Nah, akhirnya gue ngomong sama manager gue, Deasy, untuk resign. Eeeeh, ternyata dia baik bangeth, gak marah2, malah nanya kenapa gue mau resign. Gue cerita aja semuanya sama dia, bahwa sebetulnya gak ada yang salah dengan stanchart, tapi rasanya gue gak mampu, tawaran2 dari company2 lain, lengkap deh! Terus Deasy meng-schedule pertemuan gue dgn boss-nya yaitu Mas Sartono... dan akhirnya kita ber3 diskusi ttg peluang2 yang bisa gue peroleh di Stanchart kalo gue terus stick with them & gak pindah2 company. Katanya, gue bisa dipromote jadi PFC (Personal Financial Consultant.. posisi ini di mata para direct sales waktu itu sangaaaat bergengsi.. real banker dah! karena sebagai PFC kita punya email pribadi, meja pribadi, pesawat telpon pribadi, fasilitas mobil kantor yang dsr gak mungkin bisa pake, training2 di hotel2 mewah, pokoknya eksklusif bangeth deh!), dan gaji awal seorang PFC tuh minimum 6x lipat dari gaji DSR yang baru masuk! gile ????
Akhirnya gue putuskan bahwa gue stick with them, dan ternyata di bulan keempat, hasil sales gue udah mulai keliatan! Yes! Udah mulai banyak client2 yang deal sama gue, udah mulai banyak sales, progressnya mulai maju... waaaa, seneng bangeth!
Kebetulan di masa2 DSR ini, kita2 para direct sales banyak sekali event2 ngumpul2 direct sales satu indonesia, dan gue jadi kenal dengan para direct sales cabang2 daerah seperti cabang surabaya, bandung, medan, dan semarang. ASik! Tambah banyak temen baru lagi. Ouw ya, di masa dsr ini, gue kenalan dengan seorang bule amrik lewat yahoo chess.. and guess what, finally he'll marry me.. (dan sekarang jadi husband gue.. how sweet)
Dan di bulan ke-6.. mas Sartono bilang dia akan mencalonkan gue untuk dipromote jadi PFC di divisi Retail Banking (jadi divisinya beda sama divisi DSR dan totally gue akan punya boss2 yang berbeda).. dan gue udah gak sabar pengen cepet2 jadi PFC....!!! Dan akhirnya, tgl 3 Juni 2002, sekitar 6-7 bulan setelah gue jadi DSR stanchart.. gue resmi jadi Personal Financial Consultant Retail Banking Jakarta...another new journey begins...
Subscribe to:
Posts (Atom)






